MAKNA 1/3 DALAM KEUANGAN KELUARGA Part 2

Penerapan rumus 1/3 yang berikutnya dalam keuangan keluarga adalah ketika menyusun anggaran bulanan.

1/3 pertama adalah untuk alokasi kebutuhan sekarang, atau belanja bulanan. Ini sudah termasuk kebutuhan pokok, sekunder, dan lainnya.

1/3 kedua adalah untuk perencanaan ke depan, baik untuk pendidikan anak-anak, persiapan pensiun, dan kegunaan lain untuk anggota keluarga.

1/3 terakhir adalah untuk amal
kebajikan, sebagai bekal kembali ke akhirat. Bisa berupa zakat, wakaf, infaq, sadaqah, atau donasi lainnya.

Dasar dari rumus ini adalah hadits dimana Saad ibn Waqas menanyakan kepada Nabi SAW, kemana saja hartanya harus dibagikan.

Namun tentu saja rumus ini lebih sesuai bagi yang memang pendapatannya sudah diatas kebutuhan, misalnya 3 kali lipat kebutuhan.

Artinya, keluarga yang kebutuhan hidup bulanan sudah dapat terpenuhi dengan 1/3 pendapatan, maka rumus ini sangat sesuai. Teman-teman ultra atau high net worth misalnya.

Bagi kita kebanyakan, rumus serba sepertiga cukup berat untuk diterapkan. Mayoritas keluarga Indonesia rata-rata menghabiskan lebih dari 50% pendapatan untuk belanja dapur, belum transportasi, biaya sekolah, dan lainnya.

Namun bukan berarti tidak mungkin. Jika ada kemauan untuk mempraktikkan lifestyle 1/3 ini, insyaAllah pasti bisa. Iya kan, why not?

#SFdailywisdoms #365tips #SakinahFinance

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
Chat with us on WhatsApp
Scroll to Top