Suatu hari seorang petugas kerajaan yang bertugas memungut pajak datang ke kampung Nasruddin Hoja. Seperti biasa, dia mendatangi setiap rumah dengan gayanya yang menyebalkan orang sekampung itu.
Kerena baru selesai hujan, jalanan menjadi sangat licin, sehingga pada satu tempat pegawai ini tergelincir ke sungai.
Beruntung ada akar yang bisa dipegangnya. Namun karena aliran sungai sedang deras, pegawai ini nyaris tenggelam.
Banyak orang lewat mencoba menolongnya, ‘Berikan tanganmu. Ulurkan segera, kami akan menarikmu’.
Namun si petugas tetap tidak mau mengulurkan tangannya. Susah payah dia bertahan dari terpaan arus air yang meluap.
Sampai kemudian datang Hoja, dan setengah berteriak berkata, ‘Tuan, ambil tanganku. Kau akan kuselamatkan’.
Tanpa menunggu, langsung petugas kerajaan ini menarik tangan Nasruddin Hoja, dan diapun akhirnya selamat.
*
Mudah-mudahan sahabat Sakinah menangkap ironi dari cerita rakyat Turkiye ini, yang mungkin juga relatable dengan di sekililing kita.
Banyak orang yang saking terbiasanya meminta atau mengambil, lupa dan enggan memberi – termasuk uluran tangan demi keselematan diri.
Salam hari Jumat penuh berkah.
(Disadur dari bernagai cerita Nasruddin Hoja).
#SFdailywisdoms #365tips #sakinahfinance



