Sakinah Finance Hadir di Florida Bahas Keuangan Keluarga Kawin Campur

North Port, Florida, 18 Juli 2026 — Dalam rangkaian program “Halaqah Across Canada and USA”, Tim Dompet Dhuafa USA menghadirkan Murniati Mukhlisin, pakar keuangan syariah dari Indonesia, ke 10 titik kota di Kanada dan Amerika Serikat. Kali ini kegiatan berlangsung di Florida, dengan tema kajian mengenai ekonomi rumah tangga diaspora, khususnya tantangan keuangan bagi keluarga kawin campur.

Murniati Mukhlisin, yang dikenal luas sebagai Madam Ani, menyampaikan kajian selama lima jam yang dihadiri oleh sekitar 50 diaspora Indonesia yang berdomisili di wilayah Florida. Kegiatan tersebut bertempat di kediaman tuan rumah Uda Rizal dan Uni Novia. Sebelum acara dimulai, Nina Marliani Tim Sakinah Finance mengajak seluruh jama’ah untuk menghadiahkan Alfaatihah bagi Dr. Hudaifah Kuddah bin Ismail Kuddah yang meninggal dunia 12 Juli 2026. Almarhum adalah ayahanda Laili Hudaifah, koordinator acara pengajian Florida.

Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta, Yulfie bertanya tentang model proteksi bagi diaspora kawin campur, contohnya istri asal Indonesia menikah dengan warga Amerika. Karena kurangnya ilmu agama dan perencanaan keuangan, ketika istrinya meninggal sang suami memutuskan untuk tidak menguburkan istrinya melainkan memilih untuk mengkremasi (membakar). Biaya kubur di sekitar Florida mencapai hingga 7000 dollar Amerika sedangkan kremasi cukup hanya dengan 600 dolar.

Menanggapi hal tersebut, Murniati menjelaskan bahwa pengurusan jenazah dan pemakaman seorang Muslim merupakan kewajiban kolektif (fardhu kifayah), sedangkan penyelesaian urusan utang, wasiat, dan waris merupakan kewajiban individu (fardhu ain) bagi pihak yang berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi agama, perencanaan keuangan, serta konsistensi dalam mengamalkan prinsip-prinsip tersebut.

“Saat ini telah hadir inisiatif Mawarith Takaful-as-a-Service (TAAS) dari Mawarith Technologies yang diinisiasi oleh Oscar Zaky, seorang ahli teknologi informasi sekaligus mantan pengurus IMAAM yang berdomisili di Virginia. Mawarith menawarkan solusi atas tantangan ini melalui program perlindungan bersama (takaful) dengan akad tanggung renteng, di mana risiko keuangan, termasuk biaya pengurusan pemakaman, ditanggung bersama oleh seluruh anggota. Skema wakaf juga dikembangkan untuk menyempurnakan model tersebut,” jelas Murniati. Ia menambahkan bahwa layanan Mawarith dikembangkan secara digital dan berbasis web sehingga memudahkan peserta dalam mengakses layanan serta melakukan simulasi waris melalui kalkulator waris.

Dari sisi tata kelola, Oscar menjelaskan bahwa lembaga yang didirikannya menggunakan beberapa struktur kelembagaan yang sesuai dengan regulasi Amerika Serikat, yaitu 501(c)(8) Fraternal Society, 501(c)(3) Waqf Foundation/Non-profit Organization, dan Public Benefit Corporation (PBC). Model tersebut juga mengacu pada standar syariah yang dikeluarkan oleh Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI). Kontribusi peserta diproyeksikan berada pada kisaran 10, 20, hingga 50 dolar Amerika per bulan. Namun, keberhasilan model ini sangat bergantung pada jumlah peserta yang besar (the rule of large numbers) agar risiko klaim dapat dikelola secara berkelanjutan.

Model perlindungan konvensional dengan konsep serupa sebenarnya telah tersedia di Amerika Serikat dan dapat menjadi pilihan darurat (dharuriyah) sebelum produk Mawarith tersedia secara luas. Saat ini, Mawarith masih dalam tahap uji coba di beberapa komunitas Muslim di Amerika Serikat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.mawarith.com.

“Skema perlindungan keluarga dalam bentuk asuransi atau takaful keluarga perlu menjadi bagian dari perencanaan keuangan diaspora di Amerika maupun masyarakat secara umum. Hal ini penting untuk mengantisipasi dampak finansial ketika terjadi musibah meninggalnya anggota keluarga,” ujar Murniati.

Sumber: Humas Sakinah Finance

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat with us on WhatsApp
Scroll to Top