Dari Indonesia untuk Afrika: Mengubah Paradigma Keuangan Keluarga Melalui Lahirnya Pendidik Finansial Syariah Baru

SOKOTO-NIGERIA, 16 Agustus 2026 — Upaya memperluas literasi keuangan syariah di tingkat global kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Sebanyak 19 peserta di Nigeria berhasil menyelesaikan program intensif selama delapan jam untuk disiapkan menjadi Islamic Personal Finance Trainer or Educator. Program yang dikemas dalam bentuk lokakarya dan sertifikasi Certification for Sakinah Finance Trainer (CSFT) ini berfokus pada edukasi pengelolaan keuangan personal dan keluarga berbasis syariah.

Mengusung tema “Building Financially Strong Muslim Families Through Knowledge” (Membangun Keluarga Muslim yang Kuat Secara Finansial Melalui Pengetahuan), program ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan praktis. Tujuannya agar mereka tidak hanya cakap mengelola keuangan sendiri, tetapi juga mampu menjadi pendidik di tengah keluarga dan komunitas mereka.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendalami delapan modul utama yang disusun secara ringkas dan aplikatif, yaitu: Build (Keuangan Personal & Keluarga Syariah), Grow (Perencanaan Kekayaan Syariah), Manage (Anggaran & Arus Kas), Protect (Risiko & Takaful), Prepare (Perencanaan Dana Pensiun), Achieve (Mewujudkan Impian Keluarga), Give (Zakat & Wakaf), serta Legacy (Perencanaan Waris Syariah).

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Murniati Mukhlisin, Pendiri Sakinah Finance—lembaga edukasi keuangan syariah asal Indonesia yang menginisiasi program ini—bersama Ries Wulandari, akademisi dari Universitas Tazkia. Kegiatan berlangsung interaktif, memadukan pemaparan materi, diskusi, bedah studi kasus, dan sesi tanya jawab.

“Kami ingin peserta tidak hanya memahami konsep pengelolaan keuangan personal secara syariah, tetapi juga mampu membagikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat. Dengan semakin banyak pelatih yang kompeten, semakin luas pula dampak edukasi keuangan syariah yang dapat kita bangun,” ujar Murniati Mukhlisin.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari dinamika diskusi yang terbangun, di mana mereka secara aktif mengaitkan materi dengan kondisi riil keuangan keluarga di Nigeria.

Senada dengan hal tersebut, Ries Wulandari menyoroti bahwa interaksi dua arah menjadi salah satu kunci keberhasilan pelatihan ini. “Peserta sangat aktif dan terbuka. Mereka mampu mengaitkan materi dengan persoalan nyata yang dihadapi keluarga dan komunitas lokal, sehingga proses belajar menjadi sangat hidup dan relevan,” jelasnya.

Respons positif juga datang dari para peserta. Salah satu peserta, Mr. Kabiru mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru sekaligus kepercayaan diri untuk mulai berkontribusi di masyarakat. “The training was very practical and interactive. I gained a better understanding of Islamic personal and family financial planning, and I feel more confident to share this knowledge with others,” ungkapnya.

Sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kapasitas profesional mereka, seluruh peserta yang telah menyelesaikan program ini mendapatkan sertifikat kompetensi Certification for Sakinah Finance Trainer (CSFT).

Bagi Sakinah Finance, kehadiran di Nigeria memiliki makna yang sangat istimewa. Nigeria resmi menjadi negara ke-24 yang dijangkau oleh lembaga ini dalam misinya membangun jejaring edukasi literasi keuangan syariah di seluruh dunia.

 

Melalui lahirnya para pendidik dan pelatih baru di Afrika Barat ini, diharapkan nilai-nilai pengelolaan keuangan syariah dapat semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus berkontribusi nyata dalam membangun fondasi ekonomi keluarga Muslim yang lebih tangguh dan berdaya.

 

Sumber: Humas Sakinah Finance

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat with us on WhatsApp
Scroll to Top