Washington, D.C., Juli 2026 – International Islamic Economics and Finance Conference for Sustainable Development (IFESDC) 2026 akan diselenggarakan pada 15-16 Juli 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia, Washington, D.C. Melanjutkan kesuksesan IFESDC 2025 yang menegaskan peran ekonomi dan keuangan Islam dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan, konferensi tahun ini akan berfokus pada kemajuan keuangan Islam digital melalui layanan inklusif dan praktik etis.
Dengan tema “Mewujudkan Kemakmuran Bersama: Memajukan Ekonomi dan Keuangan Islam Digital melalui Layanan Inklusif dan Praktik Etis”, acara ini diselenggarakan bersama oleh Indonesian Muslim Association in America (IMAAM), Universitas Tazkia, Sakinah Finance, serta Office of Executive Director for the Southeast Asia Voting Group (EDS16) dari World Bank Group.
Konferensi ini akan menghadirkan lebih dari 200 peserta dari berbagai belahan dunia, termasuk para pembuat kebijakan, regulator, akademisi, dan pemimpin industri. Delegasi dari Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan kawasan lainnya akan terlibat dalam diskusi tingkat tinggi, presentasi utama, serta sesi presentasi makalah penelitian. Program ini dirancang untuk mendorong kolaborasi dan pertukaran pengetahuan tentang bagaimana ekonomi dan keuangan Islam dapat memanfaatkan transformasi digital untuk meningkatkan inklusivitas, kepercayaan, dan keberlanjutan.
Sambutan pembukaan akan disampaikan oleh perwakilan panitia penyelenggara, termasuk Presiden IMAAM, Firdaus Kadir dan Direktur Eksekutif EDS16 di Bank Dunia, Wempi Saputra. Sambutan juga akan disampaikan oleh pejabat senior Bank Dunia, diikuti oleh pidato dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Indroyono Soesilo. Duta Besar RI untuk AS menekankan prinsip-prinsip inti konferensi IFESDC 2026 dan menyatakan, “kemakmuran paling abadi ketika dibagi bersama, inovasi paling bernilai ketika bersifat inklusif, dan pembangunan paling bermakna ketika berpedoman pada etika.” Konferensi ini juga akan menampilkan kuliah tamu khusus oleh Michael J.T. McMillen dari Columbia University, yang akan membahas implementasi prinsip Maqashid Syariah dalam ekonomi dan keuangan Islam.
Hari pertama akan menyoroti sesi panel tentang platform digital untuk layanan inklusif, kerangka regulasi untuk kepercayaan dan keamanan dalam transaksi keuangan, serta strategi untuk memajukan kemakmuran bersama. Para pembicara akan mencakup ekonom global, CEO lembaga keuangan Islam, dan pembuat kebijakan yang akan berbagi wawasan tentang pemanfaatan kecerdasan buatan, penguatan keamanan siber, serta harmonisasi rezim regulasi. Hari pertama akan ditutup dengan jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat di Kediaman Resmi Duta Besar Indonesia.
Pada hari kedua, konferensi akan menampilkan presentasi makalah penelitian yang menyoroti inovasi dan transformasi digital dalam keuangan Islam, pertumbuhan ekonomi dan hukum, keberlanjutan, serta keuangan mikro dan keluarga Islam. Sesi ini akan menekankan peran keuangan Islam dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta pengembangan model bisnis ramah lingkungan dalam ekonomi digital.
Konferensi ini akan ditutup dengan penyusunan resolusi yang menegaskan kembali komitmen pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat sipil untuk memperkuat kolaborasi dalam ekonomi dan keuangan Islam. Resolusi tersebut diharapkan akan merumuskan strategi untuk penelitian bersama, pembangunan kapasitas, dan pengakuan bersama atas program akademik, sekaligus menekankan pentingnya investasi etis, inklusivitas, dan pemberdayaan komunitas.
IFESDC 2026 diharapkan menjadi katalis dalam membangun aliansi strategis dan kemitraan kelembagaan. Dengan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, konferensi ini bertujuan untuk memajukan dialog tentang teknologi keuangan inovatif, mendorong pertumbuhan inklusif, dan memastikan bahwa ekonomi dan keuangan Islam terus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Penyelenggara telah menyatakan komitmennya untuk menjadikan IFESDC sebagai platform global tahunan, dengan Washington, D.C. sebagai pusat kolaborasi internasional dalam keuangan Islam.
Dengan fokus pada transformasi digital, kepercayaan, inklusivitas, dan keberlanjutan, IFESDC 2026 menjanjikan sebuah acara bersejarah yang akan membentuk masa depan ekonomi dan keuangan Islam. Konferensi ini tidak hanya akan menyoroti pencapaian dari inisiatif sebelumnya, tetapi juga membuka jalur baru menuju kemakmuran bersama di dunia yang semakin saling terhubung.
IFESDC 2026 menawarkan kesempatan unik untuk berinteraksi dengan para pakar global, bertukar praktik terbaik, dan berkontribusi dalam membentuk masa depan ekonomi dan keuangan Islam. Dengan berpartisipasi, para peserta akan menjadi bagian dari dialog transformatif yang memajukan inovasi etis, inklusivitas, dan kemakmuran berkelanjutan bagi semua.


