10 orang berkumpul setahun sekali dan setiap tahunnya 2 orang (idealnya suami istri) akan berangkat menunaikan ibadah haji. Kedengarannya nggak mungkin? Tapi barangkali ini merupakan cara yang paling mudah dan ringan untuk menyempurnakan keIslaman kita, para pasangan muda.
Berapa yang dikumpulkan untuk berangkat haji dengan sistem ini? Jawabannya cukup sederhana, kalau sekiranya ONH perorang adalah 20jt, maka setiap tahun harus terkumpul 40 juta bagi memberangkatkan 2 orang/pasutri. Jadi 10 orang udunan mengumpulkan 40 juta, jadi masing-masing menyumbang Rp.5 juta pertahunnya, atau kalau di hitung bulanannya hanya sekitar Rp.420,000 perbulan, per peserta! Sangat ringan bukan?
Kalau untuk pasangan, berarti menabung kurang dari sejuta sebulan bisa naik haji dalam waktu 5 tahun (asumsikan kita dapat giliran terakhir).
Ini bukan reka-reka atau ‘usulan sistem’ menabung naik haji, tetapi sudah kami alami sendiri. Cuman, waktu beberapa tahun lalu kami ikut arisan ini bukan untuk berangkat haji, tapi untuk membantu DP rumah kami sebesar Rp.40 juta-an.
Dan Alhamdulillah tahun 2009 – setelah sekitar 5 tahun, ‘pinjaman’ arisan tersebut sudah lunas. Sementara 4 keluarga sahabat kami yang ikut arisan untuk berhaji, 3 orang alhamdulillah sudah ke tanah suci. Sisanya insya Allah tahun ini dan tahun depan (sesuai quota dan antrian).



