SOKOTO, NIGERIA, 16 Agustus 2026 — Dalam sebuah langkah besar untuk memperluas pendidikan keuangan syariah di seluruh Afrika Barat, tiga institusi terkemuka dari Indonesia telah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga universitas terkemuka di Nigeria: Shehu Shagari University of Education (SSUES), Sokoto State University, dan Northwest University Sokoto (NWUS). Delegasi Indonesia yang mendorong inisiatif ini terdiri dari Islamic Financial Planners Association (IFPA), sebuah asosiasi perintis yang didirikan pada tahun 1999 untuk mempromosikan integritas dan keunggulan dalam perencanaan keuangan syariah; Sakinah Finance, sebuah lembaga yang berbasis di Bogor yang didirikan pada tahun 2018 untuk menyediakan pendidikan, konsultasi, dan penelitian khusus dalam manajemen keuangan keluarga syariah; dan Universitas Tazkia, institusi pendidikan tinggi pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk ekonomi syariah dan kampus ekonomi syariah terkemuka yang diakui secara global dalam ajang Global Islamic Finance Awards (GIFA).

Upacara penandatanganan berlangsung di Sokoto, Nigeria, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Acara bersejarah ini merupakan bagian dari program yang lebih luas, yaitu “Training and Capacity Building on Zakat, Waqf and Other Islamic Social Finance for Zakat and Waqf Organisations in West Africa” (“Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas tentang Zakat, Wakaf, dan Keuangan Sosial Islam Lainnya untuk Organisasi Zakat dan Wakaf di Afrika Barat”) yang diselenggarakan dari 14 hingga 19 Agustus 2026 di bawah Proyek Peningkatan Kapasitas IsDB/SOZECOM 2024/2026. Mewakili pihak Indonesia pada penandatanganan tersebut adalah Murniati Mukhlisin, Pendiri Sakinah Finance dan Ketua IFPA, serta Ries Wulandari, yang mewakili Universitas Tazkia.
Inti dari kerja sama ini adalah program CSFT/CSFE (Certification for Sakinah Finance Trainer/Educator), yang dirancang untuk mengembangkan pelatih dan pendidik lokal Nigeria agar memiliki kemampuan untuk menyampaikan program literasi keuangan syariah secara mandiri dan berkelanjutan di dalam komunitas mereka sendiri. Kolaborasi antara Sakinah Finance dan universitas-universitas di Nigeria akan sangat berfokus pada seminar dan lokakarya bersama yang mencakup perencanaan keuangan pribadi dan keluarga, pengembangan kerangka literasi keuangan digital, serta program pemberdayaan yang ditargetkan untuk komunitas yang kurang terlayani di Nigeria. Pada saat yang sama, kemitraan IFPA dan Universitas Tazkia dengan institusi-institusi lokal tersebut akan memfasilitasi program pengabdian masyarakat internasional, publikasi bersama, kolaborasi penelitian, dan pelatihan komprehensif yang mencakup ekonomi, akuntansi, manajemen bisnis, dan hukum bisnis syariah.
Upaya terpadu ini menandai tonggak penting dalam memperluas jangkauan Model Sakinah Finance (Sakinah Finance Model), sebuah kerangka literasi keuangan syariah terintegrasi yang telah memberikan dampak positif bagi lebih dari 100.000 individu dan keluarga di 23 negara.
“Kemitraan ini merupakan langkah nyata dalam membawa Model (red-Pengelolaan Keuangan Personal) Sakinah Finance ke lebih banyak keluarga di seluruh Afrika Barat,” kata Murniati Mukhlisin. “Kami percaya literasi keuangan syariah akan menjadi jauh lebih berkelanjutan ketika para pelatih dan pendidik yang memimpinnya berasal dari dalam komunitas itu sendiri, karena mereka yang paling memahami kebutuhan komunitasnya.”
Berlaku efektif segera sejak tanggal penandatanganan, MoU ini akan berfungsi sebagai kerangka dasar untuk Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) selanjutnya, yang akan menguraikan rincian teknis dan operasional secara spesifik untuk implementasi di lapangan.
Sumber:
Humas Sakinah Finance

