Rencana Keuangan Keluarga Harus Sempurna??

Banyak dari kita yang percaya bahwa perencanaan yang baik, termasuk rencana keuangan, haruslah sempurna.

Percayalah, tidak ada rencana yang sempurna. Kalaupun mendekati, seringkali eksekusinya akan off target atau tidak optimal. Bahkan bisa jadi kehilangan peluang lain ketika fokus menjalankan rencana yang sudah ‘sempurna’ tadi.

Dalam menyusun rencana keuangan, yang perlu dipastikan adalah lengkap dan workable tidaknya (workability).

Perencanaan keuangan yang akan dibuat haruslah mencakup semua aspek penting dalam kehidupan, baik personal maupun untuk keluarga. Artinya, ada rencana terkait keagamaan (ubudiyah), pendidikan, liburan dan pensiun. Idealnya, semua anggota keluarga punya kontribusi dalam menyusun rencana keuangan dalam setahun ke depan.

Hal kedua yang mesti diperhatikan adalah implementasinya. Rencana yang baik haruslah bisa dilaksanakan dan dicapai, makanya harus workable atau achievable. Karena rencana yang terlalu muluk, atau serba sempurna, malah akan menimbulkan frustasi akibat susah dilaksanakan dan mungkin agak mustahil untuk dicapai. Tapi tentu saja, ada yang memang suka dengan tantangan dan pushing the limits. SIlahkan saja. Toh, kalau Allah SWT berkehendak, tidak ada yang mustahil.

Namun yang terpenting, rencana keuangan haruslah fun dijalankan, semua anggota keluarga senang dan enjoy menjalankan peran masing-masing.

Pada akhirnya rencana keuangan hanyalah ikhtiar kita untuk mencapai salah satu tujuan hidup kita yaitu fi ad-dunya hasanah. Sejahtera di dunia.

#SFdailywisdoms #SFdailywisdoms #SakinahFinance

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
Chat with us on WhatsApp
Scroll to Top