Semarang, 20 Oktober 2026. Sebanyak 100 peserta dari berbagai kalangan baik guru, dosen, pegawai, pensiunan ASN, serta ibu rumah tangga memadati ruang pertemuan di Masjid Ukhuwah Islamiyah El Azhar, Banyumanik, Semarang.
Turut hadir Pendiri Masjid Ukhuwah Islamiyah El Azhar Semarang, Ahmad Azhar Combo yang merupakan Pendiri & Wakif masjid tersebut beserta istri dan pengurus yayasan. Perwakilan BPRS Kedung Arto, Betty dan Tanti juga hadir dan berpartisipasi aktif dalam kajian bersama dengan jamaah lainnya.
Sekilas sejarah tentang Masjid Ukhuwah Islamiyah adalah ketika Haji Combo membangun masjid tersebut dengan menggunakan dana pribadi di atas tanah miliknya seluas sekitar 3.000 meter persegi. Kemudian Haji Combo mewakafkannya kepada yayasan, yang melibatkan kepengurusan lintas ormas seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Salafi, dan organisasi Islam lainnya.

Acara kajian dilaksanakan oleh Endang Is Retnowati selaku Ketua Majelis Ilmu Al Istiqomah Semarang dan jajaran panitia.
“Majelis ilmu kami yang beranggotakan 128 Muslimah ini secara rutin menyelenggarakan kelas tahsin Al-Qur’an secara daring maupun luring” kata Endang.

Dalam kajian tersebut, Nina Marliani selaku Pimpinan UPZ Sobat Syariah menjelaskan tentang kegiatan Sakinah Finance yang sudah keliling di 24 negara. Banyak keluarga diaspora Muslim Indonesia merindukan kajian keuangan keluarga sejenis ini apalagi kalau dikaitkan dengan akhir hidup husnul khatimah.

Murniati Mukhlisin selaku Guru Besar Akuntansi Syariah Universitas Tazkia dan Pendiri sekaligus Motivator Sakinah Finance memaparkan tentang makna Ukhuwah Islamiyah yang terdiri dari lima tingkatan. “Selama ini kita cukup bangga kalau sudah ta’aruf (saling kenal), padahal harus ditingkatkan lagi ke tafahum (saling memahami), ta’awun (saling menolong), takaful (saling melindungi), dan tahaluf (saling bekerjasama). Memang tahaluf ini konsep ukhuwah paling berat dan banyak yang tidak bertahan” ujar Murniati. Maka dari dia berharap masjid ini bisa menjadikan semua jama’ah makin kuat ikatan ukhuwahnya.
Murniati juga menegaskan tentang makna asmaul husna yang dikaitkan dengan keuangan keluarga. Di bagian terakhir, dia juga menjelaskan tentang tips bagaimana menghindari sengketa harta dalam keluarga.

Sumber: Humas Sakinah Finance


