Workshop Tri Dharma 2026 Dorong Pengabdian Masyarakat Berbasis Digital dan Berkelanjutan

Jakarta — Pengabdian masyarakat tidak lagi cukup dilakukan sebatas program seremonial atau kegiatan jangka pendek. Perguruan tinggi dituntut menghadirkan program yang terukur, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok mikro dan masyarakat rentan. Hal tersebut menjadi fokus utama dalam hari kedua Workshop Tri Dharma Perguruan Tinggi 2026 yang diselenggarakan oleh Sakinah Finance pada 17 Mei 2026 di Sofyan Hotel Cut Meutia, Jakarta.

Mengangkat tema penguatan pengabdian masyarakat berbasis literasi dan perencanaan keuangan syariah, sesi ini menghadirkan empat narasumber dari latar belakang akademik, pemberdayaan komunitas, nonprofit, hingga digital system development.

Provita Wijayanti menekankan bahwa perguruan tinggi perlu membangun sistem pengabdian masyarakat yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan arah pengembangan institusi.

“Banyak program berjalan baik di lapangan, tetapi belum terdokumentasi, belum terukur, dan belum menjadi kekuatan institusi. Padahal pengabdian masyarakat harus menjadi bagian dari strategi pembangunan dampak kampus,” jelasnya.

Sementara itu, Andi Ihsan Arkam membagikan pengalaman pendampingan lebih dari dua dekade dalam pengembangan keuangan mikro syariah dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Beliau menyoroti pentingnya pendekatan yang berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

“Kelompok mikro dan masyarakat rentan tidak membutuhkan program yang besar, tetapi program yang hadir, mendengar, dan tumbuh bersama mereka. Pemberdayaan yang berhasil adalah ketika masyarakat akhirnya mampu mandiri,” ungkapnya.

Dari perspektif keberlanjutan program sosial, Haryo Mojopahit, Direktur Eksekutif/Direktur Pelaksana di IDEAS (Institute for Demographic and Affluence Studies) Dompet Dhuafa, menegaskan bahwa pengabdian masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan dukungan kemitraan yang kuat agar dampaknya dapat terus berjalan dalam jangka panjang.

“Program sosial tidak bisa berjalan sendiri. Sustainability lahir dari kepercayaan, kolaborasi, dan kemampuan membangun ekosistem yang saling mendukung,” ujarnya.

Salah satu sorotan utama dalam sesi ini adalah pentingnya digitalisasi pengabdian masyarakat. Dewi Febriani, Founder Amana Digital dan Dosen Akuntansi Syariah IAI Tazkia, menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting agar program pengabdian masyarakat lebih terukur, terdokumentasi, dan scalable.

“Sering kali program pengabdian memiliki dampak baik, tetapi sulit diukur dan dipantau perkembangannya. Di sinilah pentingnya dashboard, data analytics, dan digital monitoring agar program tidak berhenti hanya sebagai dokumentasi kegiatan,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa digitalisasi memungkinkan perguruan tinggi membangun sistem monitoring berbasis data, publikasi program yang lebih luas, hingga evaluasi dampak sosial secara lebih real time dan akuntabel.

Dalam sesi workshop intensif, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun model pengabdian masyarakat sesuai bidang dan kebutuhan komunitas masing-masing. Berbagai ide program dipresentasikan, mulai dari dashboard monitoring UMKM binaan, sistem pendampingan literasi keuangan syariah berbasis web, digital mapping program pemberdayaan perempuan, hingga platform evaluasi dampak program sosial berbasis data analytics.

Melalui sesi ini, peserta didorong untuk membangun model pengabdian masyarakat yang tidak hanya selesai pada tahap pelaksanaan kegiatan, tetapi memiliki sistem monitoring, keberlanjutan program, serta dampak sosial dan ekonomi yang dapat terus berkembang.

Workshop ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, industri, komunitas, dan lembaga sosial dalam membangun program pengabdian masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berorientasi pada pemberdayaan dan ketahanan ekonomi masyarakat.

 

Sumber: Sakinah Finance

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat with us on WhatsApp
Scroll to Top