Penutupan GERAK Syariah 2026: “Sakinah Finance Dukung OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah”

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menutup rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang berlangsung sejak 6 Februari hingga April 2026. Penutupan kegiatan digelar pada Kamis (2/4/2026) di Menara Radius Prawiro, Jakarta.

Sejumlah tokoh hadir, termasuk Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, serta jajaran pejabat OJK, kementerian/lembaga, asosiasi, dan POKJA LIKS.

 

Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Pajar Trihadi, dilanjutkan sambutan dari Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono. Dicky menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat dan mengutip survei yang menunjukkan korelasi kuat antara literasi keuangan dan kesejahteraan finansial. “Literasi yang baik mendorong inklusi keuangan lebih luas. Tantangan kita saat ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat di tengah pesatnya akses digital,” ujarnya.

Capaian GERAK Syariah 2026 menunjukkan peningkatan signifikan: total 2.632 kegiatan terdiri dari 1.283 literasi, 459 inklusi, dan 890 kegiatan sosial, dengan lebih dari 8,35 juta peserta atau naik 31 persen dibanding tahun sebelumnya. Penghimpunan dana mencapai Rp6,83 triliun atau naik 241,5 persen, sementara penyaluran dana sebesar Rp6,86 triliun, naik 48 persen. Program sosial menjangkau lebih dari 266 ribu penerima manfaat.

Friderica menegaskan, sektor keuangan syariah memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian nasional. “Dengan populasi Muslim Indonesia mencapai 244,7 juta jiwa, potensi ekonomi dan keuangan syariah sangat besar dan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya. OJK mendorong pembiayaan inklusif, terutama bagi UMKM, serta peningkatan literasi untuk menciptakan masyarakat produktif dan sejahtera.

Dalam rangka mendukung GERAK Syariah, Sakinah Finance aktif menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan berbasis syariah. Salah satunya adalah program khusus bagi penyandang disabilitas yang digelar di Masjid Umar bin Khattab pada 4 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta disabilitas dari berbagai komunitas, dengan materi edukasi keuangan syariah, pelatihan bisnis dan pemasaran digital, serta penyerahan Al-Qur’an Braille dan beasiswa pelatihan. Program ini menekankan inklusivitas, kemandirian, dan implementasi nilai ta’awun (tolong-menolong).

Pendiri Sakinah Finance sekaligus Guru Besar Universitas Tazkia, Murniati Mukhlisin, menyatakan, “Dukungan kami pada GERAK Syariah sejalan dengan visi OJK untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah. Kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat, termasuk teman-teman disabilitas, dapat mengakses layanan keuangan dan mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.”

Selain itu, dalam acara penutupan GERAK Syariah 2026 juga diluncurkan Buku Saku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) hasil kolaborasi OJK dan Kementerian Agama sebagai panduan praktis pengelolaan keuangan berbasis nilai agama.

Melalui GERAK Syariah dan dukungan pemangku kepentingan seperti Sakinah Finance, OJK berharap sinergi yang terbangun selama Ramadan dapat terus berlanjut sepanjang tahun untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Humas Sakinah Finance

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat with us on WhatsApp
Scroll to Top